Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi dampak polusi udara dan tanah akibat pembangunan proyek Rumah Toko (Ruko) di Jalan Hasanuddin, Irigasi, Timika. Pembangunan ruko, yang berfungsi ganda sebagai tempat usaha dan tempat tinggal, seringkali menimbulkan dampak lingkungan, terutama polusi udara yang berasal dari debu material, asap kendaraan proyek, dan mesin konstruksi. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), yang mencakup identifikasi, prediksi, dan perumusan upaya mitigasi melalui Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup (RKL) dan Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup (RPL). Hasil analisis menunjukkan bahwa dampak utama yang teridentifikasi adalah peningkatan debu (TSP/PM10), emisi gas buang kendaraan (CO, CO₂, NO₂), dan potensi pencemaran tanah dari limbah konstruksi dan tumpahan oli. Upaya mitigasi yang telah dilakukan dan dievaluasi meliputi penyiraman rutin, pemasangan pagar seng, perawatan berkala alat berat, serta penyediaan wadah khusus limbah B3. Secara keseluruhan, implementasi RKL dan RPL dinilai efektif dalam mengurangi gangguan lingkungan dan menjaga stabilitas kualitas udara dan tanah di sekitar lokasi proyek.
Copyrights © 2025