Industri mebel kayu merupakan salah satu sektor usaha yang memberikan kontribusi ekonomi bagi masyarakat, namun juga berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan jika limbah yang dihasilkan tidak dikelola dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak lingkungan yang ditimbulkan dari limbah padat dan limbah cair pada Industri Mebel Kayu Pak Evan di Jalan SP 2, Timika. Metode yang digunakan meliputi identifikasi sumber limbah, analisis potensi dampak terhadap kualitas udara, air, dan tanah, serta evaluasi terhadap kegiatan pengelolaan dan pemantauan lingkungan yang telah dilakukan oleh pihak industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemotongan, pengamplasan, dan finishing menghasilkan limbah padat berupa serbuk gergaji dan potongan kayu, serta limbah cair yang berasal dari bahan kimia seperti cat, thinner, dan vernis. Limbah-limbah tersebut berpotensi menyebabkan penurunan kualitas udara melalui peningkatan debu dan emisi VOC, pencemaran air akibat pembuangan limbah finishing yang tidak diolah, serta penurunan kualitas tanah akibat akumulasi bahan kimia berbahaya. Evaluasi menunjukkan bahwa pengelolaan limbah yang dilakukan masih bersifat sederhana dan belum memenuhi standar pengendalian polusi secara optimal. Oleh karena itu, diperlukan penerapan sistem pengelolaan limbah terpadu, peningkatan fasilitas pengendalian emisi, serta pemantauan lingkungan yang lebih sistematis agar pencemaran dapat diminimalkan dan keberlanjutan usaha tetap terjaga.
Copyrights © 2025