Pertumbuhan ekonomi daerah merupakan indikator penting dalam mengukur keberhasilan pembangunan, di mana Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) berperan sebagai tolok ukur utama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Belanja Modal terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Muaro Jambi, dengan fokus pada kontribusinya terhadap peningkatan PDRB. Latar belakang penelitian ini didasari oleh fenomena fluktuasi pertumbuhan ekonomi daerah yang tidak selalu sejalan dengan peningkatan PAD maupun alokasi belanja modal, sehingga menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas kedua variabel fiskal tersebut dalam mendorong pembangunan. Kebaruan penelitian ini terletak pada penggunaan pendekatan kuantitatif berbasis analisis regresi linier berganda untuk menguji secara simultan pengaruh PAD dan belanja modal terhadap PDRB, serta membandingkan signifikansinya. Hasil analisis menunjukkan bahwa PAD memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap PDRB, di mana setiap kenaikan PAD mampu meningkatkan PDRB. Sebaliknya, belanja modal memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap PDRB. Uji F memperkuat temuan ini dengan menunjukkan bahwa secara simultan PAD dan belanja modal berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, meskipun kontribusi terbesar berasal dari PAD. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah bahwa peningkatan PAD terbukti menjadi motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi di Muaro Jambi, sementara efektivitas belanja modal masih perlu ditinjau ulang agar lebih produktif dan tepat sasaran. Implikasi praktis dari temuan ini mendorong perlunya strategi optimalisasi PAD melalui diversifikasi sumber penerimaan daerah, serta perbaikan manajemen belanja modal agar benar-benar memberikan efek pengganda (multiplier effect) terhadap pembangunan ekonomi daerah.
Copyrights © 2025