Penelitian ini menelaah bagaimana konsumsi rumah tangga, investasi, serta tenaga kerja memengaruhi pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jambi pada periode 2014–2023Data sekunder dikumpulkan dari publikasi Badan Pusat Statistik, kemudian diolah dengan metode regresi linier berganda pada tingkat signifikansi 5%. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa perekonomian Jambi secara umum mengalami tren positif, meskipun sempat terkontraksi pada tahun 2020 akibat pandemi COVID-19 sebelum kembali pulih dengan laju yang stabil pada periode selanjutnya. Secara parsial, variabel konsumsi rumah tangga, Investasi serta tenaga kerja tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)karena nilai signifikansinya melebihi 0,05. Namun, uji simultan memperlihatkan bahwa secara simultan ketiga variabel tersebut memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai F-hitung 24,581 dan p-value 0,039. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,974 menunjukkan bahwa 97,4% variasi PDRB dapat diterangkan oleh ketiga variabel independen, sementara 2,6% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain eksternal seperti kebijakan fiskal, perdagangan internasional, kualitas infrastruktur, serta kapasitas sumber daya manusia. Temuan ini menegaskan pentingnya konsumsi rumah tangga dan investasi sebagai motor utama pertumbuhan ekonomi daerah, sementara kontribusi tenaga kerja memerlukan peningkatan kualitas dan produktivitas agar dampaknya lebih optimal. Implikasi kebijakan yang direkomendasikan mencakup penguatan daya beli masyarakat, peningkatan iklim investasi yang kondusif, serta pengembangan pendidikan dan pelatihan vokasi guna memperluas kesempatan kerja.
Copyrights © 2025