Kemiskinan dan pengangguran merupakan indicator kemandirian daerah termasuk aspek sosial-ekonomi yang saling berkaitan dan berpengaruh terhadap pengembangan daerah perlu dikaji secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan dan pengaruh variabel kemiskinan dan pengangguran terhadap pendapatan asli daerah (PAD) di Provinsi Jambi pada periode 2015-2024. Penelitian ini bertujuan meneliti perkembangan serta pengaruh kemiskinan dan pengangguran terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Jambi selama periode 2015–2024. Penelitian ini didasarkan pada posisi PAD sebagai indeks kemandirian fiskal yang berdiri sendiri di tingkat daerah, sehingga diperlukan identifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kondisi masyarakat. Data penelitian berupa data sekunder deret waktu selama sepuluh tahun yang diperoleh dari situs resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi. Analisis data dilakukan menggunakan metode regresi linier berganda dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa secara parsial, variabel kemiskinan berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap PAD, sedangkan variabel pengangguran berpengaruh negatif dan signifikan. Secara simultan, kedua variabel memberikan kontribusi sebesar 55,2% terhadap variasi PAD, sedangkan 44,8% sisanya dipengaruhi faktor lain di luar model. Temuan ini menegaskan bahwa pengangguran menjadi variabel dominan dalam memengaruhi kinerja fiskal daerah. Oleh sebab itu, pemerintah Provinsi Jambi perlu memfokuskan kebijakan pada pengurangan pengangguran melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan sektor ekonomi produktif guna mendorong kemandirian fiskal dan peningkatan PAD.
Copyrights © 2025