Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan literasi Al-Qur’an sebagian siswa di PKBM PNF KBRI Kuala Lumpur, khususnya dalam mengenal huruf hijaiyah, ketepatan makhraj, serta kelancaran membaca. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh keterbatasan waktu pembelajaran, perbedaan kemampuan awal siswa, serta belum optimalnya pendampingan belajar Iqro’ yang dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan. Permasalahan ini berdampak pada rendahnya kepercayaan diri siswa dan lambatnya perkembangan kemampuan membaca Al-Qur’an. Berdasarkan kondisi tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi Al-Qur’an siswa melalui pendampingan pembelajaran Iqro’ di PKBM PNF KBRI Kuala Lumpur. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah service learning, yaitu pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan proses belajar mahasiswa dengan pelayanan kepada masyarakat melalui keterlibatan aktif mahasiswa, guru, dan siswa. Tahapan kegiatan meliputi observasi awal, perencanaan program, pelaksanaan pendampingan Iqro’ secara bertahap, serta evaluasi hasil belajar menggunakan kartu mengaji sebagai instrumen pemantauan perkembangan siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca huruf hijaiyah, ketepatan pelafalan makhraj, serta meningkatnya motivasi dan kepercayaan diri siswa dalam mempelajari Al-Qur’an. Dengan demikian, pendampingan Iqro’ melalui pendekatan service learning terbukti efektif dalam meningkatkan literasi Al-Qur’an siswa dan memperkuat karakter religius di lingkungan sekolah.
Copyrights © 2026