Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh Dividend Payout Ratio, Dividend Yield, Earning per Share, dan Trading Volume Activity terhadap Return Saham pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2020-2023. Metodologi: Populasi pada penelitian ini yaitu perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode tahun 2020-2023 yang berjumlah 95 perusahaan. Sampel yang didapatkan dari kriteria yang telah ditentukan yaitu sebanyak 21 perusahaan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dan sumber data yang digunakan pada penelitian ini yaitu data sekunder. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, dan uji hipotesis. Temuan: Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa secara parsial trading volume activity berpengaruh positif dan signifikan terhadap return saham, sedangkan dividend payout ratio dan earning per share berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap return saham. Sementara itu, dividend yield berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap return saham. Orisinalitas: Penelitian ini memiliki orisinalitas data selama periode 2020-2023. Periode ini mencakup masa pandemi COVID-19 yang memberikan dampak tidak biasa pada kinerja perusahaan dan dalam penggunaan metode analisis yang membedakan dengan penelitian sebelumnya, yang tercermin dalam pola return saham yang sangat tidak terduga, di mana rata-rata return saham anjlok ke -5% pada tahun 2020 (saat pasar ditutup akibat COVID-19) sebelum melonjak kembali pada tahun 2021. Analisis data di periode yang volatile ini menjadi kontribusi kebaruan. Keterbatasan Penelitian: Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini terbatas pada dividend payout ratio, dividend yield, earning per share, dan trading volume activity. Masih terdapat variabel lain yang relevan dan berpotensi memengaruhi return saham, seperti return on assets, debt to equity ratio, price to book value, price earning ratio, atau faktor makro ekonomi yang belum dimasukkan.
Copyrights © 2026