Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi rebranding sebagai upaya pemulihan citra bisnis yang terdampak krisis. Dalam era kompetisi yang semakin dinamis, perusahaan menghadapi berbagai bentuk krisis yang dapat menurunkan reputasi, kepercayaan konsumen, dan nilai merek. Rebranding dipandang sebagai salah satu strategi efektif untuk membangun kembali citra dan memperkuat posisi bisnis di mata publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada perusahaan yang mengalami krisis reputasi. Data dikumpulkan melalui dokumentasi, observasi digital, serta analisis literatur mengenai strategi branding dan manajemen krisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rebranding yang berhasil bergantung pada konsistensi pesan, perubahan identitas visual yang relevan, keterlibatan konsumen, serta transparansi komunikasi perusahaan selama masa krisis. Temuan utama penelitian ini menghasilkan sebuah kerangka kerja strategis rebranding berbasis krisis yang mencakup tahapan evaluasi citra, perumusan pesan pemulihan, dan implementasi komunikasi merek secara terintegrasi. Selain itu, strategi rebranding terbukti berkontribusi pada pemulihan citra dengan meningkatkan persepsi positif dan kepercayaan publik terhadap perusahaan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi perusahaan dalam merancang rebranding yang efektif sebagai respons terhadap krisis reputasi.
Copyrights © 2026