Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis preferensi, pengalaman, persepsi keamanan, serta harapan Generasi Z terhadap penggunaan metode pembayaran digital dalam transaksi e-business. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam terhadap 40 responden berusia 18–28 tahun yang aktif melakukan transaksi online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 28 responden (70%) masih memilih metode Cash on Delivery (COD) karena dianggap lebih aman dan memberikan kontrol langsung terhadap transaksi, sementara 12 responden (30%) menggunakan metode pembayaran digital seperti e-wallet dan mobile banking karena kepraktisan dan efisiensi. Kepercayaan terhadap keamanan dan keandalan sistem menjadi faktor utama yang memengaruhi pilihan metode pembayaran. Hambatan teknis berupa gangguan aplikasi dan keterbatasan jaringan internet masih menjadi kendala utama dalam penggunaan pembayaran digital. Selain itu, faktor ekonomis seperti promo dan cashback terbukti mampu mendorong peningkatan minat Generasi Z terhadap pembayaran digital. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan stabilitas sistem, integrasi QRIS yang lebih seamless, pengurangan biaya administrasi, serta penerapan fitur one-click payment guna meminimalkan hambatan transaksi online. Temuan penelitian ini memberikan kontribusi empiris dalam memahami perilaku pembayaran Generasi Z serta menjadi rujukan bagi pengembangan ekosistem pembayaran digital yang lebih aman, praktis, dan terpercaya di Indonesia.
Copyrights © 2026