Perkembangan pesat dalam dunia investasi digital belum sepenuhnya diimbangi dengan pemahaman Generasi Z terhadap instrumen investasi, terutama produk tabungan emas yang ditawarkan oleh Pegadaian. Keterbatasan informasi, pemahaman mengenai risiko, serta kemampuan pengelolaan keuangan yang masih minim menjadi faktor penyebab keraguan. Studi ini bertujuan mengeksplorasi dampak pengetahuan tentang investasi, besaran pendapatan, serta kemampuan literasi keuangan terhadap ketertarikan Generasi Z di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta untuk menanamkan modal pada layanan tabungan emas yang disediakan oleh Pegadaian. Metode yang diterapkan merupakan pendekatan kuantitatif deskriptif, dengan melibatkan sebanyak 100 partisipan yang diseleksi melalui teknik purposive sampling. Proses pengolahan data mencakup verifikasi validitas dan reliabilitas, pengujian asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, pengujian hipotesis, serta penghitungan nilai koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan investasi (p= 0,020) dan literasi keuangan (p= 0,000) berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat investasi, sedangkan pendapatan tidak berpengaruh signifikan karena (p= 0,057). Secara simultan pengetahuan investasi, pendapatan dan literasi keuangan erpengaruh signifikan terhadap minat investasi tabungan emas Pegadaian dengan F= 14,409 dan p= 0,000. Nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,643 menunjukkan bahwa 64,3% varasi minat investasi dapat dijelaskan oleh kketiga variabel tersebut, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian ini.
Copyrights © 2026