Urgensi pada penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja keuangan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk melalui rasio solvabilitas dan profitabilitas pada periode 2021–2024. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk periode 2021–2024 melalui pendekatan rasio solvabilitas dan profitabilitas. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif. Lokasi penelitian ditetapkan pada PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Populasi penelitian adalah seluruh laporan keuangan tahunan perusahaan periode 2021–2024, sedangkan sampel ditentukan dengan teknik purposive sampling berupa laporan neraca dan laba rugi yang relevan dengan variabel penelitian. Instrumen yang digunakan adalah lembar dokumentasi dan tabel analisis rasio, dengan teknik pengumpulan data melalui studi dokumentasi dari situs resmi BEI. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dengan menghitung Debt to Asset Ratio (DAR), Debt to Equity Ratio (DER), Gross Profit Margin (GPM), dan Net Profit Margin (NPM) kemudian dibandingkan dengan standar industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio solvabilitas perusahaan mengalami tren perbaikan. Nilai DAR menurun dari 53% (2021) menjadi 47% (2024), meskipun masih di atas standar ideal (<35%). DER juga menurun signifikan dari 115% (2021) menjadi 88% (2024), sehingga pada tahun terakhir masuk kategori baik. Rasio profitabilitas menunjukkan kinerja berbeda: GPM relatif stabil pada kisaran 34–37%, rata-rata 36%, dan konsisten berada pada kategori baik. Namun, NPM mengalami fluktuasi, yaitu 14% (2021), 9% (2022), 12% (2023), dan 12% (2024), sehingga belum memenuhi standar ideal (>15%). Secara keseluruhan, kinerja keuangan perusahaan tergolong cukup baik dengan adanya penguatan struktur modal dan efisiensi biaya produksi, meskipun masih menghadapi tantangan dalam meningkatkan laba bersih. Temuan ini mengimplikasikan pentingnya strategi efisiensi operasional, pengendalian biaya, serta pemanfaatan laba ditahan untuk memperkuat ekuitas.
Copyrights © 2025