Urgensi penelitian ini untuk memahami bagaimana keseimbangan kehidupan kerja dan stres kerja secara signifikan memengaruhi niat karyawan untuk keluar dari organisasi, sehingga dapat membantu perusahaan merancang strategi pengelolaan karyawan yang efektif guna menekan tingkat turnover. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Worklife Balancedan Occupational stress terhadap Turnover Intention pada karyawan generasi Z di Kota Surakarta. Penelitian ini menggunakan jenis data primer, sumber data yang digunakan adalah hasil penyebaran kuesioner kepada responden. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan Gen Z yang ada di Kota Surakarta. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 100 responden, dengan menggunakan metode purposive sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan dengan menyebarkan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda, uji t, uji F dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Worklife Balanceberpengaruh negatif dan signifikan terhadap Turnover Intention karyawan gen Z di Kota Surakarta, Occupational stress berpengaruh positif dan signifikan terhadap Turnover Intention karyawan gen Z di Kota Surakarta.
Copyrights © 2026