Urgensi peneltian ini penting dalam rangka meningkatkan kedisiplinan dan kinerja ASN melalui pengukuran berbasis objektivitas, yang pada akhirnya berpotensi meningkatkan kesejahteraan ASN dan efektivitas pelayanan publik di Kantor Kecamatan Kembayan Kabupaten Sanggau. Penelitian ini didasarkan atas adanya fenomena yang menunjukan bahwa perlu untuk mengetahui keberhasilan implementasi Kebijakan Aplikasi e-PHYO (Elektronik Penambahan Penghasilan yang Objektif) Terhadap Peningkatan Kinerja ASN di Kantor Kecamatan Kembayan Kabupaten Sanggau. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Kebijakan Aplikasi e-PHYO (Elektronik Penambahan Penghasilan yang Objektif) Terhadap Peningkatan Kinerja ASN di Kantor Kecamatan Kembayan Kabupaten Sanggau. Metode penelitian yaitu penelitian deskriptif kualitatif. Menentukan informan dengan cara Purposive Sampling, yaitu Kepala Bidang Penyelenggaraan Pemerintah Berbasis Elektronik Diskominfo Kabupaten Sanggau, Analis Sumber Daya Manusia Aparatur BKPSDM Kabupaten Sanggau, Camat Kembayan Kabupaten Sanggau, Operator Aplikasi e-PHYO di Kantor Kecamatan Kembayan dan ASN di Kantor Kecamatan Kembayan. Instrument penelitian yang digunakan adalah pedoman wawancra. Teknik pengumpulan data mengunakan observasi dan wawancara. Hasil penelitian dengan pendekatan evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product), kebijakan implementasi aplikasi e-PHYO di Kantor Kecamatan Kembayan menunjukkan dampak positif terhadap peningkatan kinerja ASN dan sudah berhasil. Dari aspek konteks, kebijakan ini relevan dengan kebutuhan lokal untuk menciptakan sistem kerja yang lebih transparan, akuntabel dan berbasis teknologi dalam rangka meningkatkan disiplin dan produktivitas ASN. Pada aspek input, aplikasi ini didukung oleh perencanaan yang baik, pelatihan kepada ASN, serta pengadaan infrastruktur teknologi seperti perangkat absensi elektronik dan koneksi internet. Meskipun ada beberapa kendala, seperti keterbatasan infrastruktur di wilayah tertentu dan adaptasi ASN terhadap teknologi, input yang tersedia cukup memadai untuk mendukung implementasi kebijakan. Berdasarkan penelitian ini, Penulis menyarankan agar pelaksanaan aplikasi e-PHYO lebih memperhatikan penguatan infrastruktur teknologi, pelatihan berkelanjutan, peningkatan sistem pengawasan dan monitoring, sosialisasi kepada masyarakat dan evaluasi kebijakan secara berkala.
Copyrights © 2026