Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pembelajaran siswa disabilitas tunanetra di SDLB Negeri Bajawa, khususnya terkait implementasi kurikulum, penggunaan media pembelajaran, dan peran guru dalam proses pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara terstruktur dan observasi partisipatif. Subjek penelitian meliputi guru yang menangani siswa tunanetra serta siswa tunanetra sebagai objek observasi. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menerapkan triangulasi metode untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pembelajaran mengacu pada kurikulum nasional yang diimplementasikan secara fleksibel sesuai kemampuan siswa, tanpa menekankan ketuntasan materi semester. Media pembelajaran berbasis taktil dan audio, seperti peta timbul dan audiobook, membantu siswa memahami materi secara lebih konkret. Guru berperan penting melalui pendekatan individual, dukungan emosional, dan kolaborasi dengan sekolah serta orang tua. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa penyesuaian kurikulum, penggunaan media yang tepat, dan peran guru yang optimal mendukung pembelajaran siswa tunanetra secara efektif dan inklusif.
Copyrights © 2025