Keamanan data transmisi merupakan aspek penting dalam sistem informasi modern seiring meningkatnya pertukaran data melalui jaringan terbuka. Berbagai ancaman seperti penyadapan, manipulasi data, dan serangan siber menuntut penerapan algoritma kriptografi yang andal dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan algoritma kriptografi modern dalam melindungi data transmisi berdasarkan parameter keamanan, kecepatan enkripsi dan dekripsi, ukuran kunci, serta efisiensi penggunaan sumber daya sistem. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan komparatif eksperimental dengan tahapan meliputi studi literatur, penentuan algoritma dan parameter pengujian, implementasi simulasi, pengumpulan data, serta analisis hasil. Algoritma yang dianalisis meliputi AES, ChaCha20, RSA, dan ECC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma kriptografi simetris, khususnya ChaCha20 dan AES, memiliki performa yang lebih unggul dalam hal kecepatan dan efisiensi sumber daya dibandingkan algoritma asimetris. Sementara itu, algoritma ECC menunjukkan keunggulan signifikan dibandingkan RSA dengan tingkat keamanan tinggi dan ukuran kunci yang lebih kecil. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tidak terdapat satu algoritma yang unggul pada semua aspek, sehingga pemilihan algoritma kriptografi harus disesuaikan dengan kebutuhan sistem. Kombinasi algoritma simetris dan asimetris merupakan pendekatan paling efektif dalam melindungi data transmisi pada sistem informasi modern.
Copyrights © 2026