Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kompetensi digital dan motivasi kerja terhadap efektivitas implementasi sistem manajemen keuangan digital pada UMKM batik di Tangerang, dengan kesiapan organisasi sebagai variabel mediasi dan ukuran UMKM sebagai variabel moderasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) terhadap data yang dikumpulkan dari 47 UMKM melalui survei langsung menggunakan kuesioner terstruktur. Validitas dan reliabilitas instrumen telah diuji melalui pilot test dan expert judgment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua hipotesis diterima (H1–H7), dengan model mampu menjelaskan 62,3% varians efektivitas implementasi dan 54,8% varians kesiapan organisasi. Kesiapan organisasi terbukti memediasi secara parsial hubungan antara kompetensi digital dan motivasi kerja terhadap efektivitas implementasi, dengan VAF masing-masing sebesar 28,4% dan 27,2%. Analisis multi-group juga menunjukkan bahwa ukuran UMKM memoderasi pengaruh kompetensi digital, yang lebih kuat pada UMKM berukuran besar. Implikasi praktis dari penelitian ini menekankan pentingnya meningkatkan kesiapan organisasi dan pengembangan kompetensi digital, terutama pada UMKM berskala kecil, guna mengoptimalkan keberhasilan implementasi sistem digital dalam pengelolaan keuangan
Copyrights © 2025