Penelitian ini mengkaji pengaruh kinerja Environmental, Social, and Governance (ESG) terhadap efisiensi investasi pada perusahaan manufaktur di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini menganalisis data dari sembilan perusahaan publik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2015–2023. Hasil regresi menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara skor ESG dan inefisiensi investasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa skor ESG yang lebih tinggi mampu mengurangi overinvestment dan underinvestment, sehingga mengoptimalkan alokasi sumber daya. Hasil ini sejalan dengan teori keagenan yang menyatakan bahwa pengungkapan ESG dapat memitigasi asimetri informasi. Penelitian ini berkontribusi pada literatur dengan memberikan bukti empiris dari konteks pasar negara berkembang, serta menyoroti peran ESG dalam meningkatkan efisiensi alokasi modal bagi pembuat kebijakan dan investor
Copyrights © 2025