Penelitian ini menganalisis pengembangan kurikulum di Estonia antara tahun 1987 hingga 2004, terutama setelah kemerdekaan negara tersebut dari Uni Soviet. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana reformasi pendidikan di Estonia berhasil mengubah kurikulum yang didominasi oleh pengaruh Soviet menjadi sistem yang lebih sesuai dengan kebutuhan nasional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah literature review, dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai referensi dan penelitian terkait reformasi kurikulum di Estonia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reformasi dimulai pada tahun 1987 dengan tujuan untuk menghilangkan pengaruh pendidikan Soviet, memperkenalkan mata pelajaran baru, serta sistem penilaian yang lebih relevan. Salah satu tantangan besar yang dihadapi adalah kurangnya tenaga ahli dalam pengembangan kurikulum, yang menyebabkan delegasi tugas kepada pihak luar yang lebih berkompeten. Kurikulum 1996 menjadi titik balik penting karena mengadopsi pendekatan berbasis kompetensi, namun masih ada perdebatan mengenai keberhasilannya. Meski demikian, kurikulum ini membentuk dasar bagi sistem pendidikan Estonia yang lebih demokratis dan relevan dengan perkembangan global.Kata kunci: Pengembangan Kurikulum, Estonia, Reformasi Pendidikan.
Copyrights © 2025