Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem pelaporan keuangan adaptif yang terintegrasi dengan rantai pasok pada UMKM Batik di Kota Jambi menggunakan pendekatan Design Thinking. Latar belakang penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar UMKM masih menggunakan pencatatan manual untuk mengelola persediaan, pemasok, dan laporan keuangan, sehingga menyebabkan keterlambatan laporan, rendahnya akurasi data, dan ketidakterpaduan informasi antarbagian. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan lima tahapan Design Thinking yaitu empathize, define, ideate, prototype, dan test. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa solusi berupa sistem pencatatan digital sederhana berbasis Excel mampu mengintegrasikan data supplier, stok, penjualan, dan laporan keuangan. Uji coba selama satu bulan pada dua UMKM Batik menunjukkan peningkatan efisiensi waktu penyusunan laporan dari sembilan hari menjadi lima hari, peningkatan akurasi data stok dari 12% menjadi 7%, serta peningkatan keterpaduan informasi antarbagian. Hasil ini membuktikan bahwa pendekatan Design Thinking efektif untuk membantu UMKM bertransformasi digital secara bertahap dan meningkatkan kualitas pelaporan keuangan yang lebih cepat, akurat, dan relevan bagi pengambilan keputusan.
Copyrights © 2025