Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi terhadap kinerja pegawai dengan motivasi kerja sebagai variabel mediasi pada Sekretariat Daerah Kabupaten Halmahera Tengah. Fenomena empiris menunjukkan bahwa kinerja aparatur belum optimal, yang tercermin dari belum tercapainya target organisasi, rendahnya tingkat disiplin, serta lemahnya motivasi dan kompetensi pegawai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik Partial Least Square–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) yang diolah menggunakan software SmartPLS 4.0. Populasi penelitian berjumlah 223 pegawai, dengan sampel sebanyak 143 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai; (2) kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja; (3) motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai; dan (4) motivasi kerja terbukti memediasi hubungan antara kompetensi dan kinerja pegawai. Nilai R² sebesar 0,714 pada variabel kinerja pegawai menunjukkan bahwa 71,4% variabilitas kinerja dijelaskan oleh kompetensi dan motivasi kerja.
Copyrights © 2026