Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh konsentrasi pendidikan eksekutif terhadap keputusan investasi dan prioritas pendanaan perusahaan-perusahaan dalam indeks LQ45 periode 2022–2024. Kajian ini penting karena karakteristik kognitif manajemen puncak terbukti mempengaruhi arah strategi perusahaan, sementara peran pendidikan sebagai faktor struktural masih jarang diteliti. Penelitian menggunakan pendekatan campuran dengan dominasi kuantitatif. Data kuantitatif berupa belanja modal (CAPEX), struktur pendanaan, ukuran perusahaan, profitabilitas, serta profil pendidikan eksekutif yang dikumpulkan dari laporan tahunan. Analisis dilakukan menggunakan regresi panel data, sedangkan temuan kualitatif diperoleh melalui telaah dokumen strategis dan interpretasi naratif terhadap pola kebijakan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi pendidikan eksekutif berpengaruh signifikan terhadap keputusan investasi. Perusahaan dengan dominasi eksekutif berlatar pendidikan teknik, manajemen, atau ekonomi menunjukkan tingkat CAPEX yang lebih tinggi terhadap aset dan pendapatan. Sebaliknya, konsentrasi pendidikan berfokus pada keuangan cenderung berhubungan negatif dengan penggunaan pendanaan utang jangka panjang, sehingga perusahaan lebih mengandalkan pendanaan internal. Analisis sektoral juga menemukan perbedaan yang jelas: sektor telekomunikasi dan energi memiliki CAPEX besar dengan dominasi eksekutif teknik, sedangkan sektor barang konsumsi dan perbankan memperlihatkan strategi pembiayaan yang lebih konservatif. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa latar pendidikan eksekutif membentuk orientasi risiko dan preferensi pendanaan, serta berkontribusi pada pengembangan literatur Upper Echelons melalui penggunaan indeks konsentrasi pendidikan sebagai indikator strategis.
Copyrights © 2026