Sektor perkebunan karet memiliki peranan yang signifikan dalam perekonomian Provinsi Sumatera Selatan karena menjadi salah satu penyumbang utama terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Meski demikian, sektor ini menghadapi tantangan seperti fluktuasi harga internasional, rendahnya tingkat produktivitas, serta dominasi lahan yang sudah tua, sehingga menurunkan nilai tambahnya. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh ekspor karet, luas lahan, dan tingkat produksi terhadap PDRB Provinsi Sumatera Selatan pada periode 2015–2024. Metode yang digunakan adalah analisis kuantitatif melalui model regresi linier berganda (OLS) dengan memanfaatkan data sekunder dari BPS dan Dinas Perkebunan Sumatera Selatan. Uji asumsi klasik dilakukan untuk memastikan keandalan model. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa ekspor, luas lahan, dan produksi karet secara simultan berpengaruh signifikan terhadap PDRB dengan nilai Adjusted R² sebesar 0,709. Namun secara parsial, ketiga variabel tersebut menunjukkan pengaruh negatif dan signifikan terhadap PDRB. Penelitian ini merekomendasikan penguatan sektor melalui hilirisasi industri dan program peremajaan lahan agar kontribusi karet terhadap perekonomian daerah semakin optimal.
Copyrights © 2026