Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Event Based Tourism (EBT) melalui Pergela ran Genta Nusantara IV Tahun 2025 di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang mengusung pendekatan Community-Culture Based Tourism (C-CBT). Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penyelenggaraan Pergelaran Genta Nusantara IV secara efektif mengintegrasikan aspek kebudayaan lokal dan partisipasi komunitas sebagai fondasi atau kekuatan pengembangan pariwisata berbasis event, selain keindahan alam Kabupaten Gunungkidul. Keterlibatan aktif masyarakat di Gunungkidul dengan dibuktikan dari partisipasi 13 sanggar tari yang berasal dari Gunungkidul ikut dalam Pergelaran Nusantara ke-4 pada tahun 2025, selain itu ada juga peserta yang berasal dari Bali, Jawa Tengah dan Jawa Barat. Pemerintah dan masyarakat setempat mampu memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat identitas budaya sekaligus menghasilkan dampak ekonomi yang positif, terutama yang berkaitan dengan promosi wisata Gunungkidul berbasis event, commuity-culture (EBT and C-CBT).Partisipasi komunitas seni yang terdiri dari pelajar, kaum wanita dan para pekerja seni budaya yang terhimpun melalui sanggar seni di Kabupaten Gunungkidul telah mampu memberikan kontribusi pada daya dukung bagi pengembangan strategi pengembangan wisata di Gunungkidul, disamping sebagai pelestarian seni budaya. Event Genta Nusantara ke- 4 pada 2025 ini sangat mungkin dikembangkan untuk sebuah sinergisitas dalam pelestarian seni budaya yang juga berdampak bagi pembangunan pariwisata di Kabupaten Gunungkidul.
Copyrights © 2025