Pendidikan anak usia dini berperan penting dalam mengoptimalkan seluruh aspek perkembangan anak, termasuk perkembangan kognitif khususnya number sense. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perkembangan number sense anak usia dini melalui penerapan permainan tradisional congklak Bali (maciwa). Penelitian menggunakan desain penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 18 anak Kelompok B1 TK Alit Kirana Kerobokan. Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur dan tidak terstruktur dengan indikator pengenalan perbandingan ukuran, klasifikasi benda, serta konsep kalkulasi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan perkembangan number sense anak, ditandai dengan kenaikan persentase ketuntasan belajar dari 61,11% pada Siklus I menjadi 83,33% pada Siklus II. Terdapat peningkatan persentase ketuntasan belajar sebesar 22,22% dari Siklus I ke Siklus II. Penerapan permainan congklak memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan, bermakna, dan berpusat pada anak. Dengan demikian, permainan congklak efektif digunakan sebagai strategi pembelajaran untuk meningkatkan perkembangan number sense anak usia dini.
Copyrights © 2025