Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi akar permasalahan dalam implementasi teknologi akuntansi di UMKM Tangerang Selatan serta merumuskan strategi perbaikan yang efektif. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner, wawancara mendalam, dan observasi dokumen. Analisis dilakukan dengan Root Cause Analysis (RCA) menggunakan pendekatan Fishbone Diagram (Ishikawa). Hasil penelitian menunjukkan hambatan utama implementasi teknologi akuntansi berasal dari enam aspek: People, Management, Machine, Environment, Measurement, dan Material. Faktor dominan meliputi rendahnya literasi digital, minimnya pelatihan, tidak adanya SOP keuangan berbasis digital, keterbatasan akses perangkat lunak, rendahnya insentif pemerintah, serta biaya implementasi yang tinggi. Strategi perbaikan yang diusulkan mencakup pelatihan rutin, penyusunan SOP digital, peningkatan akses software akuntansi yang terjangkau, perbaikan infrastruktur internet, dukungan regulasi pemerintah, serta evaluasi berkala. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam merumuskan strategi praktis untuk mendukung digitalisasi UMKM.
Copyrights © 2026