Pembelajaran Sosiologi di sekolah menengah sering dianggap abstrak, sehingga partisipasi dan motivasi siswa relatif rendah. Kondisi ini menuntut adanya media pembelajaran yang lebih interaktif dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, serta hasil penggunaan media Nyalagames berbasis pendekatan sosio-kultural pada pembelajaran Sosiologi di kelas X J SMA Negeri 1 Pontianak. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian mencakup satu guru Sosiologi dan 36 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran dirancang dengan mengintegrasikan Nyalagames ke dalam RPP dan menyesuaikan materi dengan konteks budaya lokal. Proses pembelajaran berlangsung lebih interaktif melalui permainan, diskusi kelompok, dan refleksi konsep. Siswa menunjukkan peningkatan motivasi, pemahaman, serta kemampuan menghubungkan teori dengan realitas sosial. Dengan demikian, Nyalagames berbasis sosio-kultural dapat menjadi inovasi efektif dalam menciptakan pembelajaran Sosiologi yang lebih kolaboratif dan bermakna.
Copyrights © 2026