Para peserta didik Di SD Inpres 12/79 Matajang sering kali mengalami kejenuhan selama proses belajar mengajar. Ini adalah hal yang biasa terjadi, terutama karena mereka masih dalam usia bermain. Oleh karena itu, guru perlu mempelajari metode Ice breaking. Ice breaking adalah strategi yang digunakan untuk menghangatkan suasana agar tercipta kondisi yang lebih kondusif dalam kegiatan pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami implementasi Ice breaking, manfaatnya, dan hubungannya dengan minat peserta didik. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), dengan tiga tahap utama: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap perencanaan melibatkan observasi awal dan diskusi dengan guru, tahap pelaksanaan dilakukan dengan membagi siswa ke dalam kelompok diskusi kecil, sedangkan tahap evaluasi dilakukan melalui observasi langsung terhadap aktivitas siswa selama pembelajaran Ice breaking dapat digabungkan dengan model pembelajaran cooperative script dan model pembelajaran lainnya, penerapan Ice breaking dapat meningkatkan minat belajar dan motivasi siswa. manfaat dari penerapan Ice breaking adalah menghilangkan kejenuhan, kebosanan, dan rasa mengantuk. Selain itu, Ice breaking dapat dilakukan oleh siapa saja tanpa perlu memiliki keterampilan khusus
Copyrights © 2025