Transformasi digital merupakan instrumen strategis untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas pelayanan di berbagai sektor. Namun, implementasinya di Indonesia masih menunjukkan hasil yang beragam dan ketimpangan dampak antar wilayah. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap 20 jurnal ilmiah bertema transformasi digital di Indonesia pada sektor publik, UMKM, dan pendidikan dalam rentang tahun 2020–2025. Data dianalisis secara kualitatif melalui teknik analisis tematik untuk memetakan pola keberhasilan dan hambatan sistemik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital di Indonesia masih didominasi oleh perubahan administratif (digitization) dan belum sepenuhnya mencapai transformasi substansial. Keberhasilan transformasi bergantung pada variabel multiplikatif antara kepemimpinan digital dan kesiapan operasional SDM. Adanya kesenjangan digital (digital divide) yang signifikan, di mana wilayah metropolitan (Jabodetabek) mendapatkan dampak ekonomi positif yang nyata, sementara wilayah daerah (Pariaman dan Bima) masih menghadapi hambatan literasi dan infrastruktur. Hambatan utama yang teridentifikasi fragmentasi data (silo data), rendahnya kompetensi digital, dan isu keamanan siber.
Copyrights © 2026