Indonesia merupakan negara yang sangat rentan terhadap berbagai jenis bencana, seperti letusan gunung berapi, gempa bumi, banjir, kebakaran hutan, dan tanah longsor. Kondisi ini menuntut penyampaian informasi risiko bencana yang cepat, akurat, dan mudah dipahami masyarakat sebagai bagian dari upaya mitigasi dan kesiapsiagaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan aplikasi InaRISK Personal sebagai bentuk transformasi digital dalam manajemen bencana di Indonesia. Aplikasi ini menyediakan informasi tingkat bahaya suatu wilayah beserta rekomendasi aksi antisipatif secara partisipatif melalui kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur yang berfokus pada dokumen kebijakan, hasil penelitian terdahulu, dan laporan implementasi. Data yang dianalisis mencakup aspek fungsional aplikasi, efektivitas penyampaian informasi, serta partisipasi publik dalam penggunaannya. Hasil kajian menunjukkan bahwa InaRISK berperan signifikan dalam mempercepat diseminasi informasi risiko bencana dan memperkuat kolaborasi multiaktor, sehingga menjadi indikator keberhasilan transformasi digital dalam manajemen bencana di Indonesia.
Copyrights © 2025