Penelitian ini menganalisis strategi komunikasi yang digunakan oleh Humas DPRD Kabupaten Sidenreng Rappang dalam meningkatkan transparansi informasi publik. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi Humas DPRD meliputi pemanfaatan media digital (situs web, media sosial), kampanye komunikasi publik, media relations, dan forum diskusi langsung. Analisis tematik menggunakan NVivo mengungkapkan bahwa tema transparansi informasi mendominasi (45%), diikuti oleh kampanye komunikasi publik (30%), media relations (15%), dan manajemen krisis (10%). Namun, efektivitas strategi ini masih terhambat oleh rendahnya literasi digital masyarakat (40%), budaya paternalistik (35%), dan keterbatasan SDM (25%). Rekomendasi yang diajukan meliputi pengembangan konten edukatif berbasis budaya lokal, peningkatan kapasitas SDM Humas, serta optimalisasi saluran komunikasi tradisional untuk menjangkau masyarakat pedesaan. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis dalam penyusunan strategi komunikasi pemerintah yang inklusif dan responsif.
Copyrights © 2025