Gen Z kini menjadi kelompok tenaga kerja dominan di lingkungan profesional, dengan ciri khas tersendiri dalam mengelola keseimbangan di antara ranah personal dan tanggung jawab pekerjaan. Studi ini dirancang guna mengevaluasi dampak Work Life Balance serta stres kerja pada tingkat kepuasan kerja karyawan Gen Z yang beraktivitas di Jakarta. Subjek penelitian mencakup karyawan Geni Z yang bekerja di wilayah Jakarta, dengan populasi sebanyak 2.678.252 orang. Pendekatan pendekatan penelitian bersifat kuantitatif dengan teknik survei. Sampel yang terdiri dari 100 responden dipilih menggunakan teknik Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data meliputi survei dan skala Likert. Analisis data dilakukan dengan perangkat lunak SPSS versi 25. Berdasarkan proses pengujian dan analisis yang dilakukan, temuan penelitian menunjukkan bahwa Work Life Balance memberikan pengaruh positif dan bermakna terhadap kepuasan kerja karyawan Gen Z di Jakarta. Demikian pula, variabel stres kerja secara empiris menunjukkan pengaruh nyata terhadap kepuasan kerja tersebut. Secara bersama-sama, kedua variabel ini secara kolektif memengaruhi kepuasan kerja karyawan Gen Z di Jakarta. Hasil pengujian koefisien determinasi atau R square mengindikasikan bahwa Work Life Balance serta tekanan kerja menyumbang 43,6% terhadap kepuasan kerja, sementara variabel lain menjelaskan 56,4% sisanya.
Copyrights © 2025