Pengajian rutin merupakan sarana pembinaan keagamaan yang diyakini dapat membentuk perilaku religius masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh intensitas pengajian rutin terhadap perilaku keagamaan warga Kelurahan Jabungan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif, dengan populasi sekaligus sampel sebanyak 70 orang yang ditentukan melalui teknik total sampling. Data diperoleh melalui angket, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan regresi linear sederhana menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan, dengan persamaan regresi Y = 21,471 + 0,668X dan nilai R² = 0,563. Artinya, intensitas pengajian rutin berkontribusi sebesar 56,3% terhadap perilaku keagamaan warga, sementara sisanya dipengaruhi faktor lain.
Copyrights © 2025