Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi, tantangan, dan faktor pendukung dari strategi guru dalam membangun kemandirian self-dressing pada anak usia 4–5 tahun pasca toilet training di TKIT MTA Delanggu 1. Keterampilan self-dressing (memakai pakaian sendiri) merupakan bagian krusial dari personal hygiene yang menjadi indikator penting kesiapan anak menuju kemandirian, namun observasi awal menemukan mayoritas anak usia 4–5 tahun di TKIT MTA Delanggu 1 masih memperlihatkan ketergantungan yang signifikan terhadap guru untuk menyelesaikan proses memakai celana setelah Buang Air Kecil (BAK). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan guru, dan dokumentasi kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan tiga strategi utama yang terintegrasi dan holistic adalah strategi pembiasaan dan penataan lingkungan (Taktik Ketersediaan), melalui rutinitas terprogram dan penataan sudut pakaian yang mudah dijangkau anak. Strategi Demonstrasi dan Pemecahan Langkah (Taktik Scaffolding).
Copyrights © 2025