Penelitian ini mengkaji peran organisasi mahasiswa dalam mendorong perubahan sosial di Kota Kupang melalui studi komparatif terhadap tiga organisasi, yakni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), dan Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND). Dalam kerangka tersebut, mahasiswa diposisikan sebagai agent of change, yaitu subjek sosial yang memiliki kesadaran kritis dan tanggung jawab moral untuk menginisiasi serta menggerakkan transformasi menuju tatanan masyarakat yang lebih adil, demokratis, dan berpihak pada kepentingan rakyat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif-komparatif melalui studi literatur, wawancara mendalam, dan observasi terhadap berbagai aktivitas organisasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa GMNI berlandaskan pada ideologi Marhaenisme dengan fokus pada perjuangan politik kerakyatan; PMKRI menekankan nilai-nilai humanisme dan ajaran sosial Gereja Katolik; sedangkan LMND mengusung prinsip demokrasi radikal dan keadilan sosial. Meskipun terdapat perbedaan ideologi dan strategi gerakan, ketiga organisasi tersebut memiliki kontribusi yang signifikan dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat kecil serta berperan sebagai agen perubahan sosial di Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Copyrights © 2025