Karya tulis ini bertujuan untuk menganalisis tingkat literasi keuangan dan praktik pencatatan laporan keuangan pada UMKM CaptEight yang bergerak di bidang makanan dan minuman. Permasalahan yang diangkat meliputi bagaimana pemilik usaha memahami literasi keuangan, laporan keuangan, serta praktik pencatatan keuangan harian dan bulanan. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi langsung dan wawancara terstruktur kepada owner CaptEight. Hasil observasi menunjukkan bahwa CaptEight telah memiliki pemahaman yang baik terhadap literasi keuangan dasar, yang tercermin dalam penggunaan metode pembayaran digital serta pencatatan transaksi keuangan secara manual. Meskipun pencatatan masih bersifat sederhana, upaya yang dilakukan telah mendukung stabilitas keuangan dan keberlanjutan usaha. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian ini yaitu bahwa penerapan literasi keuangan sederhana yang konsisten dapat menjadi faktor penting dalam memperkuat kinerja dan pertumbuhan UMKM, meskipun masih terdapat peluang untuk pengembangan melalui digitalisasi sistem pencatatan keuangan.
Copyrights © 2026