Minyak jelantah merupakan limbah rumah tangga yang jika tidak dikelola dengan benar dapat mencemari lingkungan dan membahayakan kesehatan. Rendahnya kesadaran lingkungan di kalangan siswa sekolah dasar menjadi tantangan tersendiri di wilayah-wilayah pelosok seperti Sulawesi Selatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi lingkungan siswa melalui edukasi pengelolaan minyak jelantah. Kegiatan dilakukan di SDN 2 Rappoa, Kabupaten Bantaeng, Provinsi Sulawesi Selatan, meliputi penyuluhan, praktik pembuatan lilin aromaterapi dari minyak jelantah, serta lomba poster daur ulang. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa sebesar 45%, serta munculnya antusiasme tinggi terhadap praktik daur ulang. Dokumentasi menunjukkan keterlibatan aktif siswa dan guru dalam semua tahapan kegiatan.
Copyrights © 2024