Penelitian ini mengevaluasi efektivitas penerapan Enterprise Resource Planning (ERP) berbasis cloud dalam mendukung Supply Chain Management (SCM) pada sektor manufaktur di Batam. Latar belakang penelitian adalah rendahnya tingkat adopsi ERP cloud di Batam meskipun teknologi ini terbukti meningkatkan efisiensi di berbagai negara. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan model Technology Acceptance Model (TAM), memfokuskan pada variabel perceived usefulness (PU) dan perceived ease of use (PEOU). Data dikumpulkan dari 50 responden melalui kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, dan regresi. Hasil penelitian menunjukkan PU dan PEOU berpengaruh positif signifikan terhadap acceptance, yang selanjutnya memengaruhi efektivitas SCM. Acceptance juga terbukti memediasi hubungan PU dan PEOU terhadap efektivitas ERP cloud. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan implementasi ERP cloud tidak hanya bergantung pada faktor teknis, tetapi juga penerimaan pengguna. Perusahaan manufaktur di Batam perlu mengatasi hambatan seperti resistensi budaya, biaya, keterbatasan infrastruktur TI, dan kebutuhan pelatihan agar manfaat ERP cloud dapat dimaksimalkan.
Copyrights © 2026