Kemampuan numerasi keuangan merupakan fondasi penting dalam pengambilan keputusan ekonomi, terutama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas numerasi keuangan pada satu unit usaha sparepart PC second di Kota Jambi yang belum memiliki sistem pencatatan keuangan formal. Kegiatan ini menggunakan pendekatan pelatihan dan pendampingan berbasis praktik. Metode yang diterapkan bersifat deskriptif kualitatif, mencakup observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan dalam pencatatan kas, penyusunan laporan keuangan sederhana, serta kesadaran pelaku usaha terhadap pentingnya pemisahan keuangan pribadi dan usaha. Kegiatan ini memperkuat argumen bahwa numerasi keuangan dapat ditingkatkan melalui pelatihan yang bersifat kontekstual dan aplikatif.
Copyrights © 2026