Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Kota Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Karakteristik wilayah dengan iklim tropis, curah hujan yang tinggi, kepadatan permukiman, serta perilaku masyarakat yang belum optimal dalam pengelolaan lingkungan menjadi faktor utama tingginya risiko penularan DBD. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan praktik masyarakat dalam pencegahan DBD melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat berbasis Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan, pelatihan dan demonstrasi PSN, pembentukan dan penguatan kader juru pemantau jentik (jumantik), serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan dan partisipasi masyarakat dalam kegiatan PSN, serta meningkatnya peran kader jumantik dalam pemantauan jentik secara berkala. Kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap penurunan risiko penularan DBD secara berkelanjutan di Kota Bima.
Copyrights © 2026