Karbon aktif merupakan adsorben yang efektif dalam menghilangkan gas amonia (NH₃) dari udara maupun limbah industri. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja karbon aktif berbahan campuran sekam padi dan cangkang kelapa sawit yang diaktivasi dengan larutan H₂SO₄ pada variasi konsentrasi 5, 10, 15, dan 20% serta waktu kontak 15, 30, 45, dan 60 menit. Proses pembuatan karbon aktif meliputi karbonisasi, aktivasi kimia, dan uji adsorpsi amonia. Kapasitas adsorpsi diukur secara gravimetri, sedangkan konsentrasi NH₃ diukur dengan gas detector. Karakterisasi XRD digunakan untuk mengetahui struktur kristal karbon aktif. Hasil penelitian menunjukkan kapasitas adsorpsi tertinggi sebesar 12,66% diperoleh pada konsentrasi H₂SO₄ 20% dan waktu kontak 30 menit. Model isoterm Freundlich memiliki kecocokan terbaik (R² = 0,9771) dibandingkan Langmuir (R² = 0,9073), menunjukkan proses adsorpsi fisik pada permukaan heterogen. Karbon aktif bersifat amorf dengan mikropori dominan. Penelitian ini membuktikan potensi limbah pertanian sebagai bahan baku adsorben ramah lingkungan dan ekonomis untuk pengendalian gas amonia. Kata Kunci: karbon aktif, sekam padi, cangkang kelapa sawit, amonia, adsorpsi, H₂SO₄.
Copyrights © 2025