Setiap perusahaan perlu merancang strategi pemasaran yang efektif untuk menarik konsumen, salah satunya melalui penerapan penjualan secara kredit. Namun, sistem penjualan kredit mengandung risiko terjadinya ketidakmampuan pelanggan dalam memenuhi kewajiban pembayaran piutang, yang berpotensi menimbulkan piutang tak tertagih. Kondisi tersebut akan menimbulkan beban kerugian piutang yang berdampak langsung terhadap laba perusahaan, sehingga perusahaan dituntut untuk menetapkan metode yang tepat dalam pengakuan dan pengukuran kerugian piutang. Penelitian ini mengkaji analisis kerugian piutang tak tertagih terhadap laporan keuangan berbasis Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) pada PT Kemiling Agro. Tujuan penelitian adalah untuk menilai dan menerapkan pencatatan kerugian penurunan nilai piutang yang sesuai dengan ketentuan SAK ETAP. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh melalui teknik dokumentasi terhadap dokumen dan laporan keuangan PT Kemiling Agro. Proses penelitian dilakukan dengan mengkaji pengakuan kerugian piutang, menganalisis penerapan sistem akuntansi piutang, serta melakukan penyesuaian pencatatan kerugian penurunan nilai piutang atas piutang tak tertagih dan penyajiannya dalam laporan keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode penghitungan dan pencatatan kerugian piutang yang sesuai dengan SAK ETAP diperlukan agar laporan keuangan disajikan secara lebih akurat, wajar, dan informatif
Copyrights © 2025