Telah dilakukan penelitian terkait optimasi produksi biolistrik dari limbah cair tahu berbasis teknologi microbial fuel cell (MFC) dengan penambahan bakteri EM-4. Penelitian dilakukan dengan membandingkan dua jenis substrat MFC yaitu limbah cair tahu tanpa penambahan EM-4 dan dengan penambahan EM-4 konsentrasi 1%. Pengamatan dilakukan secara triplo (tiga perulangan) untuk setiap substrat MFC dan diamati selama 3 hari (72) jam. Hasil pengamatan menunjukkan substrat dengan penambahan bakteri EM-4 konsentrasi 1% menghasilkan produksi biolistrik yang lebih tinggi dengan nilai voltase tertinggi sebesar 594 mV (pada jam ke-72). Sedangkan substrat tanpa penambahan EM-4 (kontrol) menghaslkan produksi voltase lebih rendah dengan nilai voltase maksimal 434,33 mV (pada jam ke-72).
Copyrights © 2025