Pulau Karimunjawa, Kabupaten Jepara, memiliki potensi ekologi dan wisata bahari unggulan, namun menghadapi tantangan berupa sampah plastik, degradasi pesisir, rendahnya kesadaran lingkungan, serta kerentanan ekonomi akibat ketergantungan pada pariwisata. Untuk menjawab permasalahan tersebut, Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) bersama National Yunlin University of Science and Technology (YunTech), Taiwan, melaksanakan program pengabdian masyarakat internasional dengan pendekatan partisipatif dan interdisipliner. Kegiatan meliputi aksi bersih pantai, edukasi pemilahan sampah, diskusi lintas budaya, produksi video kampanye digital, dan mini lecture internasional bertema eco-green innovation, sustainable tourism, serta cross-cultural communication. Program menghasilkan luaran nyata berupa 50 kg sampah terpilah, lima video edukatif, kelompok diskusi budaya, satu kuliah internasional, dan artikel ilmiah pengabdian. Dampaknya mencakup peningkatan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan lingkungan, perluasan wawasan global sivitas akademika UPGRIS, serta pengalaman lintas budaya bagi mahasiswa YunTech. Keberlanjutan diarahkan pada KKN internasional, jejaring penelitian, media edukasi sekolah pesisir, dan monitoring pantai, yang mendukung pencapaian SDGs poin 13, 14, dan 17.
Copyrights © 2025