Kesuburan tanah gambut tergolong rendah yang dicirikan dengan sifat kimia tanah antara lain pH yang rendah (masam), unsur hara makro (seperti K, Ca, Mg, P) dan mikro (seperti Cu, Zn, Mn, Bo) di tanah tergolong rendah hingga sangat rendah, sedangkan kapasitas tukar kation (KTK) memiliki nilai sangat tinggi, namun tingkat kejenuhan basa (KB) dari sangat rendah. Untuk meningkatkan ketersediaan hara dan penyerapan pada tanaman membutuhkan organisme mikoriza yang mampu meningkatkan daya tanaman dalam menyerap unsur hara. Penelitian bertujuan untuk menganalisis kadar unsur hara tanaman kelapa sawit yang ditanam di lahan gambut dengan pemberian mikoriza pada beberapa tingkat umur tanaman. Penelitian menggunakan metode survei dan sampel secara purposive random sampling pada umur tanam yang berbeda (1, 2, 3, 4 tahun) yang diaplikasi mikoriza diawal tanam. Sampel daun yang diambil untuk umur <3 tahun pada daun ke-9 dan daun ke-17 umur >3 tahun. Sampel diambil secara acak dan dianalisis di laboratorium serta analisis ANOVA dan uji lanjut Beda Nyata Terkecil (BNT). Parameter yang diamati meliputi unsur hara makro (N, P, K, Mg, Ca) dan mikro (B, Cu, Zn) pada daun. Hasil penelitian menunjukkan aplikasi mikoriza sangat nyata meningkatkan hara P daun pada umur 1 tahun serta peningkatan tertinggi hara N dan K dari perlakuan lainnya.
Copyrights © 2025