Jurnal Agrotek Tropika
Vol. 13 No. 4 (2025): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 13, NOVEMBER 2025

IDENTIFIKASI DAN UJI SENSITIVITAS FUNGISIDA PENYEBAB PENYAKIT HANGUS DAUN (LEAF SCORCH) PADA TANAMAN TEBU DI PT GUNUNG MADU PLANTATIONS

Nora Apriska Verdiana (Unknown)
Titik Nur Aeny, Titik Nur Aeny (Unknown)
Rosma Hasibuan (Unknown)
Heru Pranata (Unknown)
Tri Maryono (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Nov 2025

Abstract

Penyakit hangus daun (leaf scorch) tebu merupakan salah satu penyakit dengan potensi menimbulkan kehilangan hasil moderat. Penelitian bertujuan mengetahui identitas dan sensitivitas penyebab penyakit hangus daun pada tebu terhadap fungisida bahan aktif karbendazim, mankozeb, dan prokloraz mangan klorida kompleks. Penelitian dilaksanakan dari Juli 2023 sampai Februari 2024 di Laboratorium Disease PT Gunung Madu Plantations (PT GMP), Laboratorium Bioteknologi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Lampung. Sampel tebu bergajala hangun daun diambil dari perkebunan tebu PT GMP. Identifikasi penyebab penyakit hangus daun dilakukan secara morfologi dan molekuler. Uji sensitivitas penyebab penyakit hangus daun terhadap fungisida dilakukan menggunakan metode makanan beracun. Fungisida dan konsentrasi yang digunakan yaitu; karbendazim (0,1 g/100 mL), mankozeb (0,24 g/100 mL), dan prokloraz mangan klorida kompleks (0,25 g/100 mL). Hasil identifikasi secara morfologi dan molekuler menunjukkan bahwa patogen hangus daun tebu di PT GMP adalah jamur Saccharicola bicolor. Hasil uji sensitivitas menunjukkan bahwa jamur S. bicolor bereaksi sangat sensitif terhadap fungisida dengan bahan aktif karbendazim, mankozeb, dan prokloraz mangan klorida kompleks.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

JA

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal Agrotek Tropika (JAT) is a journal of science in the field of agrotechnology which covers several fields of science such as Agronomy, Horticulture, Soil Science, and Plant Pests and Diseases. Journal of Tropical Agrotek published since 2013 and published three times in one year ie in ...