Rosma Hasibuan
Department of Plant Protection, College of Agriculture, University of Lampung Jl. Prof. Sumantri Brojonegoro No 1 Bandar Lampung, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KEINDAHAN TAMPILAN TANAMAN SIRIH MERAH (Piper crocatum Ruiz and Pav.) AKIBAT PEMBERIAN BENZILADENIN Rugayah, Rugayah; Pipit Anggraini; Rosma Hasibuan; Agus Karyanto
Jurnal Agrotek Tropika Vol. 13 No. 3 (2025): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 13, AGUSTUS 2025
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v13i3.11458

Abstract

Sirih merah merupakan tanaman hias sekaligus sebagai tanaman obat yang termasuk ke dalam famili Piperaceae yang nilai keindahannya dapat dilihat dari warna daun yang menarik dan kerimbunan tanaman. Warna daun yang menarik memiliki permukaan bawah merah maroon pekat dan atas hijau bercorak perak. Untuk meningkatan keindahan tampilan tanaman sirih merah salah satunya dengan pemberian ZPT berupa benziladenin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian benziladenin dengan berbagai kosentrasi terhadap tampilan tanaman sirih merah. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei – Desember 2023 di Rumah Kaca Hortikultura, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan perlakuan tunggal terstruktur yang terdiri dari 6 taraf konsentrasi benziladenin yaitu : 0 ppm, 5 ppm, 10 ppm, 15 ppm, 20 ppm, dan 25 ppm. Perlakuan diulang sebanyak tiga kali yang sekaligus berfungsi sebagai kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian benziladenin nyata meningkatkan jumlah tunas dan tingkat kehijauan daun secara linear. Pada variabel tinggi tunas, jumlah daun, panjang ruas, dan waktu muncul tunas pemberian benziladenin tidak menjukkan pengaruh yang nyata. Akan tetapi, pemberian benziladenin memiliki kecenderungan mampu memperbanyak jumlah daun, menekan tinggi tunas, dan memperpendek panjang ruas, terutama konsentrasi 25 ppm sehingga tampilan tanamannya menjadi lebih indah.