Permintaan kacang tanah terus meningkat, namun produksinya mengalami penurunan. Lahan yang memiliki tingkat kesuburan tanah rendah menjadi salah satu penyebab terjadinya penurunan produksi kacang tanah.Tanah Ultisol merupakan tanah yang memiliki ketersediaan P yang rendah. Salah satu upaya untuk meningkatkan ketersediaan P pada tanah Ultisol adalah dengan penambahan asam humat sebagai bahan pembenah tanah serta pemupukan P. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi asam humat dan pupuk P serta interaksi antar keduanya terhadap P tersedia tanah dan P terpanen tanaman kacang tanah pada tanah Ultisol. Penelitian ini menggunakan polibag dan merupakan merupakan penelitian lapang. Penelitian ini menggunakan rancanganperlakuan pola faktorial 2x5 dalam Rancangan Acak kelompok lengkap (RAKL) dengan 3 ulangan sebagai kelompok. Faktor pertama merupakan pemberian asam humat dengan 2 taraf yaitu tanpa asam humat (H0) dan dengan asam humat (H1) pada dosis 30 kgha-¹ (0,075 g polibag-¹). Faktor kedua adalah dosis pupuk P yang terdiri dari 5 taraf yaitu: 0 kg ha-¹ (P0),50 kg ha-¹ (P1), 100 kg ha-¹ (P2), 150 kg ha-¹ (P3), 200 kg ha-¹ (P4).Hasilpenelitian menunjukkan bahwa: (1) Aplikasi asam humat dapat meningkatkan Ptersedia tanah secara kuadratik dan P terpanen tanaman brangkasan kacang tanah secara linier.(2) Aplikasi pupuk P dapatmeningkatkan P tersedia tanah dan P terpanen tanaman kacang tanah secara linier.(3) Terdapat pengaruh interaksi secara linier antara aplikasi asam humat dan dosis pupuk P tertinggi pada dosis 200 kg ha-1 terhadap P tersedia tanah.
Copyrights © 2025