Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbandingan ikan bandeng (Chanos chanos) dan ikan layang (Decapterus sp.) terhadap mutu organoleptik abon ikan. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor perlakuan berupa perbandingan ikan bandeng dan ikan layang yang terdiri dari lima perlakuan, yaitu P1 (50%:50%), P2 (25%:75%), P3 (75%:25%), P4 (30%:70%), dan P5 (70%:30%), masing-masing dengan tiga ulangan. Parameter yang diamati meliputi uji organoleptik secara hedonik dan deskriptif terhadap warna, aroma, rasa, dan tekstur. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan ikan bandeng dan ikan layang berpengaruh sangat nyata terhadap seluruh parameter organoleptik yang diuji. Perlakuan P3 (75% ikan bandeng : 25% ikan layang) memberikan nilai tertinggi dan paling disukai panelis pada parameter warna, rasa, dan tekstur, serta menunjukkan aroma yang disukai. Berdasarkan hasil uji organoleptik dan tingkat kesukaan panelis, formulasi terbaik abon ikan adalah perlakuan P3 dengan dominasi ikan bandeng. kata kunci: ikan, layang, abon, organoleptik, hedonik.
Copyrights © 2025