UMKM Kopi Kiniko merupakan produsen kopi lokal yang menghadapi penurunan penjualan pada produk bubuk kopi kemasan 90 gram sehingga diperlukan evaluasi kelayakan produksi untuk mendukung keputusan manajerial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah produk 90 gram perlu dipertahankan atau dihentikan dengan menggunakan pendekatan analisis diferensial. Penelitian dilakukan dengan metode kuantitatif deskriptif melalui pengumpulan data biaya, pendapatan, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh lini produk Kopi Kiniko masih memberikan kontribusi positif terhadap laba perusahaan. Analisis diferensial menegaskan bahwa produk 90 gram masih layak dipertahankan karena penghentian produksi akan berdampak negatif terhadap profitabilitas dan tetap menyisakan biaya tetap yang harus ditanggung perusahaan. Dengan demikian, keputusan yang tepat bagi manajemen adalah mempertahankan produksi bubuk kopi 90 gram serta mengoptimalkan strategi pemasaran untuk meningkatkan penjualan di masa mendatang.
Copyrights © 2025