Lingkungan kampus yang bersih dan nyaman merupakan indicator penting dalam menunjang kualitas Pendidikan tinggi. Karena kondisi fisik yang terjaga tidak hanya memengaruhi kenyamanan pelajar, tetapi juga kesehatan, produktivitas, dan iklim akademik secara keseluruhan. Penilitian ini bertujuan menganalisis secara komperehensif peran partisipasi mahasiswa dalam mewujudkan lingkungan kampus yang bersih dan nyaman melalui berbagai bentuk keterlibatan aktif maupum pasif yang muncul dalam aktivitas sehari–hari. Pendekatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) menggunkan metode participatory Action Research (PAR), yang melibatkan mahasiswa secara langsung dalam setiap tahapan melalui kegiatan survey kondisi lingkungan, aksi bersih–bersih, edukasi, sosialisasi, setra dokumentasi aktivitas sebagai bagian dari proses reflekdi dan evaluasi. Hasil Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) menunjukan bahwa mahasiswa dengan kesadaran ekologis tinggi lebih cenderung terlibat dalam kegiatan kebersihan rutin, mematuhi aturan pengelolaan sampah, dan berpartisipasi dalam program kampus hijau yang diselenggarakan oleh lembaga maupun organisasi kemahasiswaan, selain itu, perilaku menjaga keberihan dipengaruhi tidak hanya oleh factor individu, tetapi juga oleh dukungan institusional, ketersediaan fasilitas, dan budaya lingkungan kampus yang terbentuk dari kebiasaan kolektif. Secara keseluruhan, penilitian ini menegaskan bahwa partisipasi mahasiswa merupakan elemen strategis dalam mendukung keberlanjutan pengelolaan lingkungan kampus yang bersih, tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh sivitas akdemika. Upaya ini juga memperkuat kesadaran kolektif akan pentingnya perilaku ramah lingkuangan di kampus setiap hari.
Copyrights © 2026